Jumat, September 11, 2020

Kenali Kegunaan Termometer Infrared Untuk Pengecekan Suhu

 

Kenali Kegunaan Termometer Infrared Untuk Pengecekan Suhu

Pada masa pandemi Corona seperti saat ini, banyak instansi dan berbagai organisasi yang melakukan pengecekan suhu sebelum masuk gedung. Hal ini dilakukan sebagai tindakan preventif untuk mengurangi penyebaran virus Covid – 19. Alat  yang digunakan pada proses pengecakan ini umumnya adalah termometer infrared. Tapi, apakah termometer ini bisa mengukur suhu tubuh? Yuk simak informasinya lebih lanjut.

Termometer Yang Dapat Mengukur Radiasi IR Suatu Objek

Termometer inframerah atau biasa disebut termometer tembak merupakan sejenis pengukur suhu yang berbentuk mirip dengan gagang pistol untuk mendeteksi temperatur dari sebuah objek. Termometer ini bisa mendeteksi suhu sebuah benda dengan hanya membidiknya ke objek yang dituju. Cara kerja pengukur suhu ini menggunakan sinar inframerah dan hasil dari suhu kemudian akan ditampilkan di layar di bagian belakang.

Berbeda dengan termometer pada umumnya yang menggunakan alkohol atau pun zat cair seperti raksa, termometer tembak dikalibrasi dengan mengukur radiasi inframerah (IR) yang dipancarkan oleh suatu benda yang fisik. Maka dari itu, banyak benda yang bisa diukur suhunya dengan menggunakan termometer infrared ini. Seperti alat – alat manufaktur berupa furnace, trafo, AC dan benda lain – lainnya.

Pengukuran suhu ini menjadi lebih mudah dibandingkan menggunakan termometer jenis lain seperti di klinik. Karena tidak perlu bersentuhan langsung dengan objek yang akan diukur. Selain itu, pemindaian suhu menggunakan alat ini juga lebih cepat dibanding dengan termometer konvensional dan tentunya akan menghemat waktu lebih banyak. Sebab perangkat infrared dapat mendeteksi suhu dalam hitungan detik. 

Cara Kerja Termometer  Inframerah Dalam Mengukur Suhu Sebuah Objek  

Untuk dapat mendeteksi suhu sebuah objek, termometer tembak ini akan menyerap radiasi elektromagnetik yang dipantulkan oleh sebuah objek saat dibidik. Sinar inframerah yang terpancar pada termometer ini akan menembus lensa termometer dan dihantarkan ke sebuah alat pendeteksi suhu yang dikenal sebagai thermopile. Modul thermopile kemudian mengubah pancaran radiasi menjadi energi panas yang dikonversikan menjadi energi listrik di termometer infrared.

Energi listrik inilah yang akan diukur oleh termometer. Hasilnya akan ditampilkan di layar. Jika melihat cara kerja tadi, termometer sinar merah ini tidak hanya dipakai untuk mendeteksi suhu tubuh manusia saja, melainkan juga dipakai untuk beberapa kegunaan. Sebagai contoh termometer ini juga digunakan oleh para pemadam kebakaran untuk mencari titik panas yang menjadi pusat api.

Bahkan termometer ini juga bisa digunakan di lingkungan pabrik untuk mengontrol temperatur mesin perakit aneka perangkat elektronik yang rentan panas. Maka dari itu, termometer ini banyak digunakan dalam berbagai macam bidang industri untuk mengukur suhu benda lain atau alat – alat manufaktur. Dapat dikatakan, semua objek yang dapat memancarkan energi panas akan bisa di ukur melalui termometer jenis ini.

Mayoritas termometer infrared difungsikan untuk mengukur radiasi yang dipancarkan oleh benda - benda fisik. Sementara itu kulit manusia memancarkan radiasi berupa inframerah lebih sedikit dengan emisivitas rendah. Akibat yang ditimbulkan, termometer ini akan membaca suhu tubuh lebih rendah dari yang sebenarnya. Misalnya membaca 32 derajat yang sebenarnya 36 derajat. 

Dari penjelasan tersebut dapat disimpulkan termometer inframerah dapat digunakan terhadap benda maupun manusia. Terlepas dari beragam penggunaan dari termometer tembak ini, dapat berfungsi merekam suhu dari suatu objek. Termometer tembak ini akan menyerap radiasi elektromagnetik yang dipantulkan oleh sebuah objek saat dibidik. Sinar inframerah yang terpancar pada termometer ini akan menembus lensa dan hasilnya akan tertampil di layar.