Senin, Juni 29, 2020

Cara Membuat Esai Narasi Dalam Bahasa Inggris

Cara Membuat Esai Narasi Dalam Bahasa Inggris

Sebelum menulis esai naratif, kamu harus mencari topik yang dapat membantu kamu melakukan yang terbaik. Mengapa ini penting? Jika kamu memilih topik esai naratif yang tidak terlalu menarik bagi Kamu, akan sulit untuk membangun esai narasi yang bagus karena kamu harus memaksakan diri untuk melakukannya.

Definisi esai naratif atau bisa juga grammar narrative text dapat bervariasi di berbagai universitas dan sekolah. Sebagai aturan, itu menggambarkan teks yang digunakan untuk menceritakan sebuah kisah dan yang memungkinkan kamu untuk berbagi pengalaman pribadi kamu dengan cara yang lebih inspirasional daripada biasanya.

Tulisan semacam itu mendapat perhatian lebih dari pembaca karena semua orang suka cerita. Inilah cara agar sains didengar dan dipahami oleh semua orang. Itulah sebabnya kamu harus mengembangkan struktur yang baik untuk esai kamu, menulis cerita yang menarik, dan menggunakan pedoman umum untuk menulis esai untuk mendapatkan nilai tertinggi. 

Pedoman Untuk Menulis Esai Naratif adalah sebagai berikut.

Pertimbangkan topiknya. Kamu harus bisa menenun kebenaranmu  menjadi cerita yang penting. Itu tidak akan menjadi esai narasi yang baik jika kamu tidak terlibat dalam tulisanmu dan tidak ingin berbagi pengalamanmu dengan orang lain.

Mulailah dengan konsep. Tidak mudah untuk menulis cerita yang bagus dari awal hingga akhir tanpa perencanaan. Itulah mengapa kamu harus membuat garis besar esai narasi dan konsep  kemudian memolesnya sampai kamu yakin bahwa hasilnya memenuhi semua persyaratan. 

Elemen alur cerita. Sebagian besar cerita mengandung elemen sebagai deskripsi, plot, karakter, pengaturan, dan komponen lainnya. Ini membantu setiap teks menarik perhatian pembaca dan membuat mereka memikirkannya. Pastikan cerita naratif kamu mengandung semua elemen ini dan ditulis sesuai dengan semua struktur tata bahasa Inggris.

Sudut pandang. Pembaca dan pendengar harus memahami dengan jelas peran Kamu dalam cerita, itulah sebabnya mengapa sangat penting untuk membiarkan mereka mengetahui semua detail dari peristiwa yang dijelaskan, serta penjelasan tentang perilaku Kamu dalam situasi tertentu.

Mengikuti kursus bahasa akan memudahkan kamu membuat esai narasi dengan bantuan tutor. Kamu dapat belajar bahasa Inggris di EF. Selain dapat bertanya pada native speaker, kamu juga akan terbiasa menggunakan bahasa Inggris di kelas. 

Kamis, Juni 25, 2020

4 Kiat Aman dan Nyaman Staycation Saat Pandemi

4 Kiat Aman dan Nyaman Staycation Saat Pandemi

Mematuhi peraturan pemerintah untuk di rumah saja selama lebih dari tiga bulan ini tentu saja membuat Anda merasa jenuh. Terlepas ini demi kebaikan bersama, kesehatan mental juga perlu dijaga. Sehingga tidak heran ketika new normal diberlakukan sudah mulai banyak yang memutuskan untuk berlibur atau minimal staycation. Jika Anda dan keluarga memiliki rencana untuk staycation, sebaiknya Anda juga mengagendakan untuk melakukan rapid test usai pulang dari staycation. Carilah informasi rapid test terdekat di sekitar tempat tinggal Anda. 

Tidak dipungkiri jika ada perasaan takut dan was-was akan terpapar virus saat staycation. Inilah mengapa Anda sangat disarankan untuk mempertimbangkan banyak hal sebelum akhirnya membooking hotel untuk staycation Anda dan keluarga. Apa saja yang perlu Anda perhatikan agar staycation aman dan menyenangkan? Berikut informasinya.

1. Survei hotel

Jika sebelum adanya pandemi Anda survei hotel cukup dengan mempertimbangkan fasilitas, kebersihan dan harga saja, maka di saat pandemi seperti ini yang menjadi poin pertama untuk dipastikan adalah apakah hotel tersebut menerapkan protokol kesehatan secara benar dan tepat.

Informasi yang harus Anda cari sampai detail diantaranya adalah; apakah hotel tersebut menyediakan hand sanitizer atau tempat cuci tangan, adanya penyemprotan desinfektan secara rutin, pemberian set peralatan kesehatan (termasuk masker) hingga penerapan cek suhu pada setiap tamu yang datang, dan lainnya.

2. Kesehatan

Pastikan kesehatan Anda dan keluarga dalam kondisi fit. Jangan memaksakan diri untuk staycation apabila Anda atau salah satu anggota keluarga sedang tidak enak badan. Meski terus menerus di rumah memang membosankan, namun bepergian ketika sakit harus Anda hindari. Apalagi virus akan mudah menyerang jika imunitas sedang lemah.

Oleh karena itu, jauh-jauh hari sebelum keberangkatan, pastikan Anda dan keluarga juga menyiapkan kondisi fisik. Melakukan olahraga, mengkonsumsi makanan sehat, istirahat cukup bisa Anda dan keluarga lakukan untuk menjaga kesehatan. Bahkan jika memungkinkan, Anda juga bisa melakukan rapid test terdekat dengan tempat tinggal agar lebih yakin dengan kondisi kesehatan Anda.


3. Membawa perlengkapan dan peralatan sendiri

Meski pihak hotel sudah menyediakan perlengkapan sanitasi, akan lebih baik jika Anda membawanya dari rumah. Bawalah masker sejumlah anggota keluarga dan masker cadangan untuk berganti, hand sanitizer, tisu basah dan kering, sabun cuci tangan, handuk, sikat gigi, peralatan makan dan lainnya.

Membawa semua perlengkapan dari rumah tentu membuat Anda lebih tenang karena bisa memastikan bahwa perlengkapan dan peralatan yang dibawa terjamin kebersihannya.

4. Coret agenda renang dan gym

Apabila biasanya Anda sering memanfaatkan waktu untuk berenang di kolam renang hotel, maka untuk saat ini sebaiknya Anda tidak memasukkan aktivitas renang dalam agenda Anda. Kolam renang termasuk fasilitas publik yang digunakan oleh banyak orang dan Anda tidak tahu persis bagaimana kondisi kesehatan orang-orang yang berenang di sana.

Selain menghindari kolam renang, Anda juga disarankan untuk tidak menggunakan fasilitas gym yang disediakan karena ruangan gym termasuk ruangan yang juga digunakan oleh banyak orang sehingga dikhawatirkan terpapar oleh virus dan bakteri.

Demikianlah empat hal yang harus Anda perhatikan apabila memiliki agenda staycation di hotel bersama keluarga tercinta. Meski peraturan pemerintah sudah lebih longgar, namun virus masih mengancam kita semua. Untuk itu selalu terapkan protokol kesehatan dengan benar agar Anda dan keluarga tetap sehat.

Usai melakukan staycation nanti, sebaiknya Anda melakukan rapid test guna memastikan kondisi Anda dan keluarga. Manfaatkan layanan kesehatan yang disediakan oleh Halodoc. Halodoc memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan rapid test dengan biaya terjangkau. Aplikasi ini akan membantu Anda menemukan lokasi rapid test terdekat.

Sabtu, Juni 06, 2020

4 Bahan Alami yang Bisa Digunakan Sebagai Hair Tonic

Bahan Alami untuk Hair Tonic

Menjaga kesehatan dan keindahan rambut merupakan hal yang sangat penting, terutama bagi Anda para wanita. Berbagai polusi dari aktivitas sehari-hari serta hal-hal yang Anda lakukan pada rambut seperti mengecat, mengeringkan dengan hair dryer, atau mencatok dan mengeriting rambut membuat rambut Anda beresiko mengalami kerusakan. Untuk tetap menjaga rambut tetap sehat, ada banyak perawatan rambut yang bisa Anda lakukan. Salah satu cara yang cukup mudah untuk merawat rambut adalah dengan menggunakan hair tonic.

Bahan-bahan sebagai tonic alami

Namun tahukah Anda bahwa ada bahan-bahan alami yang bisa Anda gunakan dan buat sendiri di rumah untuk menjadi tonic? Berikut beberapa bahan yang bisa Anda gunakan untuk rambut sebagai tonic alami. 

1. Jahe

Selain bermanfaat bagi kesehatan karena bisa membuat tubuh hangat saat dikonsumsi, ternyata jahe juga bisa bermanfaat untuk menjadi tonic bagi rambut Anda. Terutama bagi Anda yang memiliki masalah rambut rapuh dan mudah patah. Kandungan yang terdapat pada jahe bisa memberi rangsangan pada akar rambut hingga ujung helai rambut agar membuatnya bisa tumbuh subur dan kuat. 

Selain itu, jahe juga bermanfaat untuk memperlancar sirkulasi darah di daerah kulit kepala. Cara menggunakannya yaitu dengan memblender jahe hingga menjadi jus kemudian mengoleskannya pada bagian kulit kepala sambil dipijat lembut selama 30 menit, kemudian bilas atau keramaslah. Menggunakan tonic dari jahe secara rutin juga bisa mencegah rambut Anda dari kerontokan. 

2. Cuka apel dan minyak kelapa

Bahan alami selanjutnya yang bisa Anda buat menjadi hair tonic adalah cuka apel dan minyak kelapa. Caranya adalah dengan mencampur satu per empat cangkir minyak kelapa dengan sepuluh tetes cuka apel. Gunakan campuran tersebut pada kulit kepala sambil memijatnya lembut dan biarkan hingga lima belas menit. 

Agar maksimal, sebaiknya gunakan tonic ini kurang lebih 10 jam sebelum Anda keramas. Ramuan ini bisa mencegah rambut Anda dari kerontokan dan mencegah rambut agar tidak kering. Agar lebih praktis, Anda juga bisa membuat campuran cuka apel dan minyak kelapa ini dalam jumlah yang lebih banyak kemudian Anda simpan di lemari es. Tonic tersebut bisa Anda gunakan kapanpun Anda menginginkannya. 

3. Minyak zaitun dan madu

Baik madu ataupun minyak zaitun keduanya memang sering digunakan sebagai bahan-bahan untuk produk kecantikan, tidak terkecuali untuk perawatan rambut. Minyak zaitun memiliki banyak manfaat untuk rambut Anda, mulai dari mengatasi rambut kering, rambut kusut, dan juga bisa menstimulasi pertumbuhan rambut. 

Untuk mendapatkan manfaat dari minyak zaitun dan madu ini, Anda hanya perlu mencampurkan lima tetes madu dengan enam sendok teh minyak zaitun. Gunakan campuran ini pada rambut sambil memijat lembut kulit kepala selama sepuluh menit. Namun perlu Anda ingat untuk tidak mencampurkan madu terlalu banyak dan lebih dari takaran karena hal itu justru akan membuat rambut Anda menjadi lengket. 

4. Bawang bombay dan madu

Selain minyak zaitun, madu juga bisa Anda campurkan dengan bawang Bombay untuk membuat tonic bagi rambut. Bawang bombay bisa bermanfaat untuk mendorong pertumbuhan rambut agar subur. Caranya yaitu dengan mencampurkan bawang bombay yang sudah ditumbuk halus dengan tujuh tetes madu dan gunakan campuran ini untuk masker rambut.

Itulah beberapa bahan alami yang bisa menjadi hair tonic dan merawat rambut Anda. Berbagai bahan alami tadi juga mudah didapatkan dan bisa Anda buat sendiri di rumah.